Welcome

HWAITING!!!!!!!!!!!!!



Showing posts with label keperawatan komunitas. Show all posts
Showing posts with label keperawatan komunitas. Show all posts

Friday, 7 October 2011

5 Penyakit Kulit yang Sering Menyerang Bayi

Sumber : IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA
13 september 2011

Penyakit kulit bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki, perempuan, orang dewasa, kanak-kanak bahkan bayi. Karena anatomi kulit yang sangat berbeda dengan orang dewasa, bayi merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap gangguan kulit. 

Menurut Bernard Cohen, M.D, direktur ilmu kesehatan kulit anak dari Johns Hopkins Children's Center, kulit merupakan organ bertindak sebagai benteng pertahanan terhadap beragam elemen yang mengancam tubuh mulai dari sinar matahari hinga bakteri. 

Pada tahun pertama, seorang bayi akan sangat rentan terhadap gangguan karena lapisan kulit mereka belum sempurna. Pasalnya dibutuhkan waktu hingga satu tahun bagi epidermis kulit untuk berkembang dengan cepat dan berfungsi secara efektif. 

Pada bayi, struktur kulitnya lebih tipis, ikatan antar selnya lebih lemah dan lebih halus. Kulit bayi juga memiliki pigmen yang lebih sedikit, dan tidak mampu mengatur temperatur seperti halnya anak-anak dengan usia lebih tua atau orang dewasa.

Munculnya kemerahan dan peradangan pada kulit merupakan salah satu gejala dari reaksi alergi pada tubuh bayi. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kulit yang umum dijumpai pada bayi :

1. Intertrigo
Intertrigo mengacu pada suatu peradangan pada lipatan tubuh. Hal ini biasanya terletak di paha bagian dalam, ketiak, dan bagian bawah payudara atau perut. Lipatan tersebut membuat kulit tampak merah, gatal dan menyebabkan rasa sakit bila terjadi gesekan. Umumnya terjadi pada bayi yang gemuk.

Penyebab : Bisa terjadi karena lembab berlebihan pada lipatan bayi, yang tidak pernah mendapatkan udara.

Yang harus dilakukan : Cuci bagian dalam lipatan kulit bayi Anda dengan air dan oleskan krim penghalang zinc-oxide atau petroleum jelly untuk melindungi kulit bayi.

2. Biang keringat Biang keringat atau lebih dikenal dengan sebutan miliaria, biasanya terjadi pada leher, wajah, punggung, atau bokong bayi. Secara klinis miliari terlihat dengan adanya kulit kemerahan disertai rasa gatal sehingga bayi rewel, dengan gelembung-gelembung kecil berair.

Penyebab : Udara panas, cuaca lembab, pakaian yang ketat dan aktivitas bayi yang tinggi dapat memicu ruam biang keringat.

Yang harus dilakukan : Sedapat mungkin hindari bayi Anda dari suhu yang terlalu panas dan berikan pakaian yang longgar. Dengan begitu, ruam akan terlihat lebih baik dalam waktu sekitar 30 menit.

3. Seborrhea Seborrhea adalah suatu peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah, kadang pada bagian tubuh lainnya seperti belakang telinga, leher, pipi, dan dada. Penyakit ini yang paling sering terjadi pada bayi di bawah usia 6 bulan. Pada kulit kepala, seborrhea tampak seperti ketombe, sisik kuning atau berkerak. 

Penyebab : belum diketahui.
Yang harus dilakukan : Lakukan pengobatan tradisional dengan menggosokan minyak zaitun atau baby oil pada kulit kepala bayi Anda, kemudian sikat dengan lembut.

4. Eksim Eksim dapat muncul di manapun pada tubuh bayi mulai dari usia 3 sampai 4 bulan, meskipun sangat jarang ditemukan di daerah bekas pemakaian popok. Eksim atau sering disebut eksema, atau dermatitis adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Kondisi yang lebih parah, penyakit ini juga dapat menyebabkan kulit berubah menjadi merah, mengeluarkan nanah, dan kerak.

Penyebab : Apa pun bisa menjadi pemicu bayi rentan terhadap eksim (dengan predisposisi genetik atau riwayat alergi dalam keluarga). Setiap bayi mempunyai pencetus eksim yang berbeda-beda. Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain.

Yang harus dilakukan : Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Untuk kasus yang lebih parah, konsultasikan dengan dokter Anda soal penggunaan salep steroid, untuk mengurangi peradangan.

5. Dermatitis kontak Dermatitis kontak adalah inflamasi pada kulit yang terjadi karena kulit telah terpapar oleh bahan yang mengiritasi atau menyebabkan reaksi alergi. Dermatitis kontak akan menyebabkan ruam yang besar, gatal dan rasa terbakar.

Penyebab : Jika ruam terjadi di seluruh tubuh bayi Anda, maka sabun atau deterjen mungkin menjadi salah satu penyebabnya. Jika dada dan lengan yang terkena, pelakunya bisa dari baju yang kotor.

Yang harus dilakukan : Pada kasus ringan dan sedang, penghindaran bahan iritan (penyebab iritasi) dan penggunaan krim yang mengandung hidrokortison (kortikosteroid) dapat membantu mengurangi gatal dan kemerahan di kulit. Pada kasus yang berat, obat yang diminum jenis kortikosteroid dan antiradang diperlukan untuk mengurangi peradangan dan gatal. Sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum menggunakan krim hidrokortison atau antihistamin.

Friday, 26 August 2011

KESEHATAN GIGI DAN MULUT



Kelainan atau penyakit rongga mulut dan gigi merupakan salah satu dari 10 penyakit terbanyak di Puskesmas. Hampir sekitar 60% masyarakat Indonesia pernah mengalami gangguan pada gigi. Pada tahun 1980, ditemukan bahwa hampir 90% anak sekolah mempunyai kelainan gigi atau rongga mulut. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan gigi dan rongga mulut perlu mendapatkan perhatian khusus.

A. Jaringan Rongga Mulut
Dalam rongga mulut, terdapat beberapa jaringan yang dibagi dalam 2 kelompok, yaitu :
Jaringan Keras (rahang atas, rahang bawah, dan gigi).
Jaringan Lunak (gusi, lidah, mukosa pipi, mukosa bibir, mukosa lidah, mukosa palatum, dan jaringan dasar lidah).

B. Fungsi Gigi
Secara histologis, jaringan gigi dan mulut berasal dari mesoderm dan ektoderm, yang memiliki 3 fungsi utama yaitu, pengunyahan (mastikasi), keindahan (estetika), dan berbicara (phonetic). Dalam mulut, gigi tertanam dalam tulang rahang dan dilindungi oleh gusi (gingiva), dengan bentuk yang berbeda – beda sesuai dengan fungsinya.

C. Jenis dan fungsi Gigi
1. Gigi Seri (Incisivus)  
Gigi ini letaknya berada di depan, dan berfungsi untuk memotong makanan (mastikasi). Jumlahnya ada 8, dengan pembagian 4 berada di rahang atas dan 4 berada di rahang bawah. Gigi seri susu mulai tumbuh pada bayi usia 4 – 6 bulan, kemudian diganti dengan gigi seri permanen pada usia 5 – 6 tahun pada rahang bawah dan pada usia 7 – 8 tahun pada rahang atas.
2. Gigi Taring (Caninus)
Posisi gigi ini terletak pada sudut mulut, di sebelah gigi seri, dan merupakan gigi yang paling panjang dalam rongga mulut. Fungsinya adalah untuk mengoyak makanan. Jumlahnya ada 4, dengan pembagian 2 ditiap rahang, 1 di kiri dan 1 di kanan. Gigi susu caninus ini diganti dengan gigi caninus permanen pada usia 11 – 13 tahun.
3. Gigi Geraham Kecil (Premolar)
Gigi ini jumlahnya 8, dengan pembagian 4 ditiap rahang, 2 di kiri dan 2 di kanan. Gigi ini hanya ada pada gigi dewasa, dan letaknya berada di belakang caninus. Tumbuh pada usia 10 – 11 tahun dan menggantikan posisi dari gigi molar susu. Bersama gigi molar, gigi ini berfungsi untuk melumatkan makanan, dan pada proses orthodontie, gigi ini sering “dikorbankan”.
4. Gigi Geraham (Molar)
Gigi molar susu berjumlah 8 seperti gigi premolar, kemudian lepas pada usia 10 – 11 tahun dan digantikan oleh gigi premolar. Sedangkan gigi molar permanen tumbuh di belakang gigi premolar setelah gigi molar susu lepas dan digantikan oleh gigi premolar. Jumlah dari gigi molar permanen adalah 12, dengan pembagian 6 di tiap rahang, 3 di tiap sisi kanan dan kiri. Gigi molar permanen inilah yang paling sering berlubang dan menyebabkan keluhan.

D. Proses Pertumbuhan Gigi
Dalam pertumbuhannya, gigi mengalami 2 fase pergantian. Diawali dari pertumbuhan gigi susu yang lengkap pada umur 3 tahun dengan jumlah 20 gigi, kemudian diganti dengan fase gigi tetap yang diawali pada usia 13 tahun keatas. Pertumbuhan gigi tetap ini menjadi lengkap setelah jumlah gigi menjadi 32 gigi, sekitar umur 17 – 21 tahun. Fase diantara awal fase gigi tetap sampai gigi tetap yang lengkap disebut fase gigi campuran, yaitu antara umur 13 – 17 tahun.

E. Perawatan gigi dan mulut
Mulut sebenarnya sudah mempunyai sistem pembersihan sendiri yaitu air ludah. Akan tetapi, dengan makanan modern sekarang, pembersih alam ini tidak lagi dapat berfungsi. Kita dapat menggunakan sikat gigi sebagai alat bantu untuk membersihkan gigi. Pilih sikat gigi yang bulunya tidak terlalu keras karena akan dapat melukai gusi. Selain itu, besarnya sikat juga harus disesuaikan dengan besarnya rongga mulut kita.
Selain untuk perawatan rutin, kita harus segera mengunjungi dokter gigi jika keadaan mengalami salah satu atau lebih dari kondisi berikut: 
1.      Bila mengalami bau mulut tidak sedap tanpa penyebab yang jelas selama satu minggu, walaupun sudah menyikat gigi, lidah, gusi dan melakukan pembersihan dengan benang gigi 
2.      Bila mengalami bau mulut disertai sakit gigi; mungkin ada gigi yang berlubang atau abses. 
3.      Bila ada bau mulut disertai demam atau batuk dan lendir, ini dapat merupakan gejala abses paru. Dalam hal ini, dokter gigi akan merujuk kita ke dokter spesialis. 
Selain itu, kita bisa menggunakan benang gigi untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang ada di celah-celah gigi paling sedikit dua kali dalam sehari, terutama sehabis makan. Bila kita dalam situasi sangat terburu-buru dan tidak ada waktu yang cukup untuk melakukan hal di atas, bau mulut dapat dihilangkan secara sementara dengan penggunaan obat kumur, makan jeruk, apel, atau seledri. 
Bersihkan karang gigi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali dan periksakan secara teratur satu tahun sekali untuk kontrol gigi (dental check-up). Selain itu, berhenti merokok, mengurangi konsumsi gula, kopi dan alkohol, makanan berbumbu dan makanan berbau (seperti pete atau jengkol), serta minum banyak air putih akan membantu merawat gigi.

F. Cara Menyikat Gigi Yang Benar
• Pemilihan sikat gigi: Untuk anak pilih sikat gigi yang kecil baik tangkai maupun kepala sikatnya, sehingga mudah dipegang dan tidak merusak gusi. Bulu sikat jangan terlalu keras / terlalu lembut terlalu jarang. Pilih yang bulu sikatnya lembut tapi cukup kuat untuk melepas kotoran di gigi. Ujung kepala sikat menyempit hingga mudah menjangkau seluruh bagian mulutnya yang relatif mungil Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin, bila tidak ujung sikat gigi sudah mentok ke bagian belakang tapi bulu sikat tidak kena gigi, jadi ada bagian gigi yang tidak tersikat. Ini biasanya pada gigi geraham bungsu. 
• Cara menggosok gigi : 
1. Permukaan Luar
Bulu sikat membentuk sudut 45 derajat, dimulai dari daerah gusi tepi yaitu batas antara gusi dengan gigi lalu lakukan gerakan memutar perlahan, dengan demikian plak akan terlepas dari setiap gigi
2. Permukaan Dalam 
Sikat gigi di arahkan vertical dan gunakan ujung bulu sikat untuk membersihkan bagian dalam gigi depan bawah dan kebalikan untuk gigi depan atas. Untuk gigi posterior (belakang), permukaan dalam dibersihkan dengan cara yang sama dengan membersihkan permukaan luar.
3. Permukaan Oklusa
Permukaan oklusal (atas gigi) dibersihkan dengan gerakan maju mundur. Jangan lupa sikat juga permukaan lidah, agar makanan yang masih menempel bisa hilang dengan maksimal
4. Jangan lupa kumur – kumur sebanyak 2-3 kali, fungsinya untuk membilas seluruh permukaan rongga mulut yang sudah di sikat.
5. Untuk pembersihan gigi yang lebih maksimal gunakan dental floss (benang gigi) untuk membersihkan sela – sela gigi.
• Frekuensi sikat gigi: Minimal 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Idealnya sikat gigi setiap habis makan, tapi yang paling penting malam hari sebelum tidur. Sebaiknya sikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluor yang dapat menguatkan email. Untuk anak-anak berikan pasta gigi dengan rasa buah, sehingga anak gemar menggosok gigi.
• Pada anak usia balita memerlukan peranan orang tua untuk membantu proses pembelajaran menggosok gigi secara rutin dan benar, karena dengan bimbingan dan penanaman kebiasaan menggosok gigi, akan bermanfaat untuk menjaga kesehatan giginya yang putih bak mutiara. Dibutuhkan kesabaran orang tua dalam proses pembelajaran ini, kadang mula-mula anak menutup rapat mulutnya setiap kali giginya mau dibersihkan. Penolakan ini wajar karena anak mengira dirinya akan disakiti. Langkah inovatif diperlukan ketika menggosok gigi si anak. Ajak si kecil melihat kakak, ayah, atau ibunya menggosok gigi. Dengan begitu anak akan melihat langsung contoh/model bagaimana cara menggosok gigi. Selain itu sikat gigi juga bisa dilakukan sambil bermain, tak perlu selalu di kamar mandi. Misalnya sambil bercermin, atau sambil menari-nari dan bernyanyi gembira. Buat acara menggosok gigi menjadi menyenangkan sehingga mereka menikmatinya dan tidak malas melakukannya. Jadikan acara sikat gigi sebagai salah satu kebutuhan yang harus dilakukan minimal dua kali sehari. Selagi membangun kebiasaan ini, sampaikan pengertian kepada anak mengenai manfaat menyikat gigi, paling konkret adalah gigi jadi bersih, putih dan sehat
Dikenal beberapa macam cara menggosok gigi, yaitu,
(a) Gerakan vertikal. Arah gerakan menggosok gigi ke atas ke bawah dalam keadaan rahang atas dan bawah tertutup. Gerakan ini untuk permukaan gigi yang menghadap ke pipi (bukal/labial), sedangkan untuk permukaan gigi yang menghadap lidah/langit-langit (lingual/palatal), gerakan menggosok gigi ke atas ke bawah dalam keadaan mulut terbuka. Cara ini terdapat kekurangan, yaitu bila menggosok gigi tidak benar dapat menimbulkan resesi gingival/penurunan gusi sehingga akar gigi terlihat.
(b) Gerakan horizontal. Arah gerakan menggosok gigi ke depan ke belakang dari permukaan bukal dan lingual. Gerakan menggosok pada bidang kunyah dikenal sebagai scrub brush. Caranya mudah dilakukan dan sesuai dengan bentuk anatomi permukaan kunyah. Kombinasi gerakan vertikal-horizontal, bila dilakukan harus sangat hati-hati karena dapat menyebabkan resesi gusi/abrasi lapisan gigi.
(c) Gerakan roll teknik/modifikasi Stillman. Cara ini, gerakannya sederhana, paling dianjurkan, efisien dan menjangkau semua bagian mulut. Bulu sikat ditempatkan pada permukaan gusi, jauh dari permukaan oklusal/bidang kunyah, ujung bulu sikat mengarah ke apex/ujung akar, gerakan perlahan melalui permukaan gigi sehingga bagian belakang kepala sikat bergerak dalam lengkungan.
Pada waktu bulu-bulu sikat melalui mahkota gigi, kedudukannya hampir tegak terhadap permukaan email. Ulangi gerakan ini sampai lebih kurang 12 kali sehingga tidak ada yang terlewat. Cara ini dapat menghasilkan pemijatan gusi dan membersihan sisa makanan di daerah interproksimal/antara gigi.

JADWAL IMUNISASI COMBO( IMUNISASI DI PUSKESMAS)


JADWAL IMUNISASI COMBO



Umur  ( bulan )
Vaksin
Tempat
Bayi lahir di rumah
0
HB1
Posyandu
1
BCG / Polio 1
Posyandu
2
DPT/HB kombo 1, polio 2
Posyandu
3
DPT/HB kombo 2, polio 3
Posyandu
4
DPT/HB kombo 3, polio 4
Posyandu
9
Campak
Posyandu
Bayi lahir di RS/ Bidan Praktek
0
HB1, Polio 1, BCG
RS / Bidan
2
DPT/HB kombo 1, polio 2
RS / Bidan
3
DPT/HB kombo 2, polio 3
RS / Bidan
4
DPT/HB kombo 3, polio 4
RS / Bidan
9
Campak
RS / Bidan

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA DALAM KEPERAWATAN KOMUNITAS


FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA DALAM KEPERAWATAN KOMUNITAS

I.                     STRUKTUR DAN SIFAT KELUARGA
  1. Struktur Keluarga
Nama Kepala Keluarga            :…………………..  Umur                   :……. Tahun
Nama/Bangsa                           :…………………..  agama                  :…….
Pendidikan                               :………………….  Pekerjaan             :...…..
Status/Lama perkawinan           :…………………. 
Alamat                                     :………………….                     
Daftar susunan anggota keluarga
No.
Nama
Umur (tahun)
L/P
Agama
Pendidikan
pekerjaan
Hubungan dengan KK
Status perkawinan
Ket





































































































B.     Kependudukan dan penghasilan
1.    Bagaiman status kependudukan kepala keluarga di wilayah ini :
(    )  Penduduk tetap                                               (    )  Penduduk tidak tetap
2.    Status kepemilikan tempat tinggal (rumah) keluarga saat ini :
(    )  Rumah sendiri                                      (    )  Sewa
(    )  Lain-lain, sebutkan……………………………………..
3.    Penghasilan keluarga perbulan :
(    )  tetap                                                                (    )  tidak tetap
Rata-rata penghasilan keluarga perbulan
(    )  Kurang dari Rp. 500.000,-                              (    )  Rp. 1.000.000,-.Rp. 3.000.000
(    )  Antara Rp. 500.000,-Rp. 1.000.000               (    )Lebih dari Rp. 3.000.000
4.    Rata-rat pengeluaran keluarga perbulan :
(    )  Kurang dari Rp. 500.000                                 (    )  Rp. 1.000.000,- Rp.3.000.000
(    )  Antara Rp. 500.000                                        (    )  Lebih dari Rp. 3.000.000
II.    KESEHATAN LINGKUNGAN
1.  Sumber dan tempat pemandian
(    )   Sungai                                                            (    )  Sumur
(    )  PAM                                                               (    )  Lain-lain, sebutkan…………..
2.                   Tempat pembuangan air
(    )  Got                                                                 (    ) Sumur
(    )  Kolam                                                             (    ) Lain-lain, sebutkan…………..
(    )  Pekarangan
3.  Saluran pembuangan air limbah
(    )  Mengalir                                                          (    )  Tergenang
(    )  Tidak ada                                                        (    )  Lain-lain, sebutkan…………..
4.  Tempat pembuangan air besar
(    )  WC keluarga                                                   (    )  Kali
(    )  Sawah                                                             (    )  Kolam
(    )  Kebun                                                             (    )lain-lain, sebutkan……………..
5.  Jika menggunakan WC keluarga, jenis WC yang di gunakan
(    )  Cemplung terbuka                                           (    )  Leher angsa
(    )  Cemplung tertutup                                           (    )  Lain-lain, sebutkan…………..
6.  Jika menggunakan WC keluarga, jarak pembuangan limbah / WC dari sumber air minum
(    )  Kurang dari 10 meter                                       (    )  Lebih dari 10 meter
7.  Sumber air bersih yang digunakan keluarga
(    )  PAM                                                               (    )  Sumur bor
(    )  Sumur gali                                                       (    )  Lain-lain, sebutkan…………..
8.  Keadaan air
-         Berbau     : (    ) Ya                                            (    ) tidak
-         Berwarna : (    ) ya                                             (    ) tidak
-         Berasa      : (    ) ya                                            (    ) tidak
9.  Pengolahan air untuk minum
(    )  Dimasak                                                          (    )  Tidak dimasak
10.Kebiasaan kelurga untuk membuang sampah
(    )  Ditimbun                                                          (    ) Di tempat sampah
(    )  Selokan /kali                                                    (    ) Lain-lain, sebutkan…………..
(    )  Dibakar
11.Bila keluarga mempunyai ternak, letak kandang ternak
(    )  Di dalam rumah                                                           (    ) Di kolong rumah
(    )  Menempel kandang rumah                                           (    ) Lain-lain, sebutkan
(    ) Terpisah dari rumah
12.Berapa kali membersihkan kandang ternak
(    ) Setiap hari                                                                    (    ) Seminggu sekali
(    )  Tiga hari sekali                                                             (    ) Tidak pernah
13.Jenis bangunan rumah
(    ) Permanen                     (    ) Semi permanen                       (    ) Darurat
14.Keadaan lantai rumah
(    ) Papan                           (    ) Semen / tegel                           (    ) Tanah
15.Luas rumah  :…………..m x………..m (=……………….m² =)
16.Jumlah kamar :……... rata-rata luas kamar    :…………m x(=…………m² =
17.Kebiasaan membersihkan rumah  :
(    ) Setiap hari                                                                    (    ) 3 hari sekali
(    ) Jika kotor                                                                     (  ) Lain-lain, sebutkan
18.  kebiasaan membersihkan rumah:

(    ) Setiap hari
(     ) Jika kotor
(     ) 3 Hari sekali
(     ) lain-lain, sebutkan........

19.  Pemanfaatan perkarang rumah

(     ) Ditanami sayur-sayuran
(     ) Tidak ditanami
(     ) Ditanami buah-buahan
(     ) Lain-lain, sebutkan...................


III. PENYAKIT AKIBAT LINGKUNGAN YANG KURANG SEHAT
A.   ISPA
1.    Adakah keluarga yang mengalami batuk pilek pada tiga bulan terakhir?
(     ) Ya                                                          (     ) Tidak
2.    Bila ada, apakah disertai sesak napas atau demam :
(     ) Ya                                                          (     ) Tidak
3.    Penanganan keluarga terhadap anggota keluarga yang menderita ISPA :
(     ) Tradisional                                              (     ) Dibiarkan
(     ) Pelayanan Kesehatan                              (     ) Lain-lain sebutkan
(     ) Membeli obat di warung

B.   DIARE
1.    Selama tiga bulan terakhir berapa kali anggota keluarga mengalami mencret-mencret :
                 (     ) 1 Kali                                                      (     ) 2-3 Kali
                 (     ) 4-5 Kali                                                   (     ) Lebih dari 5 Kali
2.    Apa yang dilakukan anggota keluargabila ada anggota keluarga yang mengalami mencret-mencret :
(     ) Didiamkan saja                                       (     ) Dibiarkan saja
(     ) Memberikan oralit                                   (     ) Lain-lain sebutkan
                 (     ) Memberikan obat tradisional

C.   DEMAM BERDARAH
1.    Adakah anggota keluarga yang mengalami demam berdarah dalam 6 bulan terakhir :
(     ) Ya                                                          (     ) Tidak
2.    Berapa kali bak penampungan air dikuras / dibersihkan :
(     ) 1 Kali seminggu                           (     ) 2 Kali seminggu
(     ) sebukan sekali                                         (     ) Bila sudah kotor
3.    Bagaiman kebiasaan tidur siang :
(     ) Memakai kelambu                                   (     ) Memakai selimut
(     ) Memakai obat nyamuk                            (     ) Tidak memakai baju
4.    Tindakan yang dilakukan keluarga untuk mencegah penyakit DBD :
(     ) 3 M                                                        (     ) Abate
(     ) Menyemprot nyamuk                              (     ) Memelihara iwak tempalo
5.    Kebiasaan dirumah
-         Menggantung baju             :           (     ) Ya           (     ) Tidak
-         Mengubur kaleng/ botol bekas       :           (     ) Ya           (     ) Tidak
-         Membiarkan air menggenang          :           (     ) Ya           (     ) Tidak

D.  PENYAKIT KULIT
1.    Adakah anggota keluarga yang menderita penyakit kulit saat ini :
(     ) Ya, jenis penyakit kulit . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
(      ) Tidak
2.    Bagaimana kebiasaan mandi keluarga :
(     ) 1 Kali sehari                    (     ) 3 Kali sehari
(     ) 2 Kali sehari                    (     ) Kadang-kadang
3.    Apakah memakai sbun mandi saat mandi :
(     ) Ya                                  (      ) Tidak pernah
(     ) Kadang-kadang
4.    Kabiasaan memakai handuk setelah mandi :
(     ) Satu handuk satu anggota keluarga
(     ) Setu handuk digunakan bersama-sama / oleh lebih dari 1 anggota keluarga
5.    Kebiasaan memakai pakaian dalam sehari :
(     ) 1 kali sehari / tidak pernah ganti
(     ) 2 Kali sehari
(     ) 3 Kali sehari

E.   PENYAKIT MATA
1.    Apakah diantara anggota keluarga (anak-anak) ada yang mengalami sakit mata :
(     ) Ya                                  (      ) Tidak
2.    Jika ya, jenisnya apa :
(     ) Rabun senja                    (      ) Mata merah
(     ) Lain-lain, sebutkan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
3.    Penanganan keluarga untuk mengatasi anggota keluarga yang mendereita sakit mata :
(     ) Tradisional                      (     ) Yankes
(     ) Dibiarkan saja                 (     ) Lain-lain, sebutkan . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

F.    CACINGAN
1.    Adakah siantara anggota keluarga yang menderita penyakit cacingan :
(     ) Ya                                  (     ) Tidak
2.    Bagaimana kebiasaan keluarga menggunakan alas kaki :
(     ) Selalu                              (     ) Kadang-kadang                           (     ) Tidak perenah
3.    Kebiasaan keluarga membersihkan kaki sebelum tidur :
(     ) Selalu                              (     ) Kadang-kadang                           (     ) Tidak perenah
4.    Kebiasaan keluarga mencuci tangan sebelum makan :
(     ) Selalu                              (     ) Kadang-kadang                           (     ) Tidak perenah
5.    Kebiasaan  keluarga memotong kuku :
(     ) Rutin 1 minggu sekali
(     ) Kadang-kadang  hanya pada saat mengganggu (panjang)
(     ) Tidak perenah

G.       PENYAKIT LAINNYA YANG DIDERITA KELUARGA 3 BULAN TERAKHIR
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

IV. KESEHATAN KELUARGA
  1. Kesehatan Ibu Hamil
  1. apakah ibu sekarang sedang hamil:
(  ) ya,..........bulan
(  ) tidak

  1. Bila ya, sudah berapak kali ibu periksa kehamilan:.........kali

(  ) RS
(  ) Rumah bersalin
(  ) Dokter Praktek
(  ) Puskesmas
(  ) Dukun
(  ) Bidan
(  ) Lain-lain , sebutkan............


  1. Bila tidak, alasan

(  ) Tidak perlu
(  ) Sibuk/Repot
(  ) Menunggu sampai lahir
(  ) Tidak tahu
(  ) Alasan ekonomi


  1. Apakah ibu mendapat imunisasi TT(tetanus toxoid) semasa kehamilan:
(  ) Ya,berapa kali:.................bulan
(  ) Tidak, alasan:

(  ) Tidak perlu
(  ) Sibuk/Repot
(  ) Tidak tahu
(  ) Alasan ekonomi


  1. Apakah ibu mendapatkan tablet tambahan darah ( Fe ) semasa kehamilan:
(  ) Ya, Umur kehamilan................bulan
(  ) Tidak, alasan:

(  ) Tidak perlu
            (  ) Malas untuk mengingatnya
(  ) Tidak tahu


  1. Apakah ibu mengkonsumsi vitamin:
(  ) Ya, yaitu vitamin:
      Dimunim sejak usia kehamilan
(  ) Tidak, alasan:

(  ) Tidak perlu
            (  ) Malas untuk meminumnya
(  ) Tidak tahu


  1. keadaan kehamilan ibu sekarang:

(  ) Sehat
(  ) Perdarahan
(  ) Pucat/lemah
(  ) Bengkak pada kaki
(  ) Sering pusing-pusing
(  ) Lain-lain, sebutkan:........


  1. Menu makanan ibu hamil saat ini ( secara umum dalam 1 minggu terakhir )
....................................................................................................................................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................................................................................................................................................
  1. Proses kelahiran yang lalu:
No
Usia kehamilan
Anak
Ke-
Lahir ditolong
BB
(gr)
PB
(cm )
PR / LK
Hidup / Mati
Jenis persalinan
komplikasi
ket















































































































  1. Imuniasasi balita
no
Nama
Anak ke
Umur
Jenis imunisasi
Imunisasi tambahan




BCG
DPT
DPT
campak
Hep





1
2
3
1
2
3
4

1
2
3























































































































Jika ada balita yang tidak pernah  diimunisasi atau tidak dimuninsasi lengkap, alasan :

(  ) Tidak perlu
(  ) Sibuk/Repot
(  ) Tidak tahu
(  ) Alasan ekonomi


Jika balita tidak diimunisasi secara lengkap, apakah ibu tahu bahwa masih dapat dilakukan imunisasi susulan (back log)?: Ya / Tidak

  1. Gizi Balita
  1. Jika ibu mempunyai balita/bayi, apakah ibu menyusuinya:
(  ) Ya
(  ) Tidak, alasan

(  ) Sibuk
(  ) Menderita penyakit tertentu
(  ) Takut penemampilan ibu menjadi jelek


  1. Bila ya, Sampai umur berapa:

(  ) kuarang dari 1 tahun
(  ) lebih dari 2 tahun
(  ) kurang dari 2 tahun


3.   Sejak umur beapa bayi dibei makanan tambahan :
      (  ) 0 – 4 bulan        (  ) 4 – 7 bulan              (  ) lebih dari 7 bulan
4.   Jenis makanan tambahan yang diberikan :
      (  ) buah                             (  ) bubur nasi
      (  ) makanan tim                  (  ) lain-lain sebutkan
      (  ) bubur susu
5.   Apakah bayi ditimbang setiap bulan :
      (  ) ya         (  ) kadang        (  ) tidak pernah
6.   Bila ya, dimana:
      (  ) RS        (  ) Bidan          (  ) Puskesmas
      (  ) Dokter praktek             (  ) Posyandu
      (  ) lain-lain, sebutkan............................
7.   Apakah bayi mempunyai KMS :
      (  ) ya         (  ) tidak
8.   Bila ya pada daerah mana (dalam KMS) keadaan balita ibu :
      (  ) garis hijau          (  ) garis kuning
      (  ) garis merah
9.   Bila tidak pernah ditimbang, alasannya :
      (  ) tempat penimbangan jauh          (  ) tidak tahu
   (  ) sibuk/repot                                (  ) lain-lain, sebutkan................

D. Keluarga Berencana
1.   Apakah keluarga mengikuti KB:
      (  ) Ya        (  ) Tidak
2.   Jika ya, jenis KB apa yang dipakai:
      (  ) spiral                 (  ) pil
      (  ) kondom            (  ) obat vaginal
      (  ) suntik                (  ) suntik
      (  ) sterilisasi ibu      (  ) sterilisisasi bapak
      (  ) lain-lain, sebutkan..........................................................................
3.   Dimana keluarga memperoleh pelayanan KB:
      (  ) Puskesmas                    (  ) RS pemerintah
      (  ) RS swasta                     (  ) praktet Dokter
      (  ) praktek bidan                (  ) Apotek
      (  ) Lain-lain, sebutkan..........................................................................
4.   Kalau tidak ber KB alasannya:
      (  ) masih ingin punya anak lagi                    (  ) sudah tua
      (  ) belum pernah anak                                (  ) ekonomi
      (  ) sedang hamil                                         (  ) tidak tahu
      (  ) lain-lain, sebutkan............................................................................

E. Bagi keluarga yang mempunyai anak remaja
1.   Kegiatan waktu luang anak remaja digunakan untuk:
      (  ) kumpul-kumpul dengan teman   (  ) kurang semangat
      (  ) olahraga                                                (  ) mengikuti kursus
      (  ) lain-lain, sebutkan...........................................................................
2.   Apakah remaja dalam keluarga menunjukkan ciri-ciri berikut:
      (  ) sering mengantuk                       (  ) kurang semangat
      (  ) lesu                                           (  ) malas
      (  ) sering pulang larut malam tanpa tujuan
      (  ) matanya kurang tahan terhadap keadaan  terang
      (  ) kulit lengan terdapat bekas luka-luka seperti bekas goresan benda tajam

F. Masalah Usia
1.   Bila dalam keluarga terdapat lansia (umur 55 tahun keatas), apakah saat ini masih aktif bekerja:
      (  ) ya                     (  ) tidak
2.   Masalah-masalah yang sering dikeluhkan oleh usia:
      (  ) jantung atau tekanan darah tinggi            (  ) rematik
      (  ) kesulitan makan                                     (  ) kelumpuhan
      (  ) sulit buang air besar                               (  ) sulit buang air kecil
      (  ) batuk darah                                           (  ) lain-lain, sebutkan……………………
3.   Kegiatan yang biasa dilakukan oleh Usila pada waktu senggang
      (  ) beternak                       (  ) mengerjakan kegiatan rumah tangga
      (  ) membaca                      (  ) rekreasi di dalam rumah
      (  ) berkebun                      (  ) tidak ada kegiatan
      (  ) olahraga                        (  ) lain-lain, sebutkan.................................
4.   Menurut keluarga, apakah perlu di bentuk perkumpula Usila;
      (  ) ya                     (  ) tidak
5.   Dimanakah lansia selama ini memeriksakan kesehatannya/berobat?
      (  ) Rumah Sakit
      (  ) Praktek Dokter
      (  ) Praktek Perawat/Bidan
      (  ) Posyandu lansia
      (  ) lain-lain............................................................................................
                                                Data diambil Tnaggal....................................2011
                                                Oleh......................................................................

PERILAKU HIDUP DAN SEHAT
1.      Jika mempunyai bayi, apakah waktu melahirkan ditolong oleh petugas kesehatan?
1.      Ya                                                              2. Tidak
a.       Untuk ibu hamil, apakah ibu memeriksakan kehamilan pada petugas kesehatan?
2.      Jika mempunyai bayi (anak dibawah usia 1 tahun ) apakah bayi ditimbang setiap bulan
1.      Ya                                                              2. Tidak
3.      Jika mempunyai balita ( anak usia 1 s.d 5 tahun ) apakah bayi ditimbang setiap bulan?
( Lihat kartu menuju sehat jika mempunyai bayi dan balita maka pertanyaan hanya ditujukam pada bayi saja )
1.      Ya                                                              2. Tidak
4.      Apakah keluarga ibu buang air besar dijambang?
Lihat apakah jamban yang digunakan bersih dan tidak berbau
1.      Ya                                                              2. Tidak
5.      Apakah keluarga ibu selalu menggunakan air bersih?
( lihat apakah mempunyai penampungan air bersih yang bebas lumpur jentik dan lumut )
1.      Ya                                                              2. Tidak
6.      Apakah sekeliling rumah dalam pekarangan dalam keadaan bersih?
( halaman dalam dan luar rumah tidak ada sampah yang berserakan )
1.      Ya                                                              2. Tidak
7.      Apakah kuku anggota keluarga pendek dan bersih?
( gali apakah kuku anggota keluarga dipotong secara teratur dan periksa kuku si ibu dan sianak )
1.      Ya                                                              2. Tidak
8.      Apakah keluarga ibu biasanya makan yang beraneka ragam?
( dengan cara menanyakan pada keluarga jenis dan macam makanan apa saja yang dimakan keluarga setiap hari )
1.      Ya                                                              2. Tidak
9.      Apakah ada anggota keluarga ibu yang merokok?
( amati apakah ada asbak yang terpakai atau ada bau asap rokok )
1.      Ya                                                              2. Tidak
10.  Apakah ibu pernah mendengar tentang AIDS?
( gali sampai ibu dapat menjelaskan dua cara mencegah AIDS)
1.      Ya                                                              2. Tidak
11.  Apakah keluarga ibu menjadi anggota dana sehat ( JPKM )?
( lihat apakah ada kartu keanggotaan untuk dana sehat/JPKM )
1.      Ya                                                             2. Tidak
12.  Apakah ibu membayar iuran/premi secara teratur?
( lihat apakah kartu terisi secara teratur )
1.      Ya                                                              2. Tidak
CARA PENGKLASIFIKASIAN
Klasifikasi I      : Jika jawaban Ya banyaknya antara 1 s/d 3 ( warna merah )
Klasifikasi II     : Jika jawaban Ya banyaknya antara 4 s/d 6 ( warna kuning )
Klasifikasi III    : Jika jawaban Ya banyaknya antara 7 s/d 9 ( warna hijau )
Klasifikasi IV    : klasifikasi III + ikut dana sehat ( warna biru )

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS


Selain mengumpulkan data keperawatan komunitas berdasarkan format pengkajian diatas, perlu dilengkapi dengan data penunjang dengan rincian sebagai berikut:
1. Sumber data
            1.1 Kader
1.2 Tokoh masyarakat (Lurah, Ketua Rw/Rt, pemuka masyarakat)
1.3 Karang taruna
1.4 Puskesmas
1.5  Dan lain-lain
2. Data yang perlu diperoleh
- Batas-batas wilayah binaan
- Keberadaan posyandu (ada/tidak, jumlah kader serta keaktifannya, cakupan posyandu balita dan usia lanjut serta pemeriksaan kehamilan)
- Keberadaan dana sehat dan JPKM
- Bentuk peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan
- Keberadaan sarana umum seperti pendidikan, transportasi, rumah ibadah, rekreasi
- Struktur organisasi pemerintahan wilayah setempat
3. Orientasi wilayah (Winshield survey), perhatikan:
            - Keadaan lingkungan : kebersihan, paenataan, keamanan
- pola kebiasaan : bermain, berkumpul, kebersamaan, pembuangan sampah dan lain-lain.








ANALISA DATA

TABEL ANALISA DATA
NO
DATA SENJANG
MASALAH





PERENCANAA
1. LOKMIN/PRA MMD II
2. MMD II (menghasilkan prioritas masalah dan POA)

TABEL POA (PLANNING OF ACTION)
NO
RENCANA
KERJA
SASARAN
TERGET
HARI/TGL
(RENCANA
PELAKSANAAN
PENANGGUNG JAWAB
DANA























PELAKSANAAN/IMPLEMENTASI

HASIL PELAKSANAAN
NO
HARI/TANGGAL
PELAKSANAAN
KEGIATAN
EVALUASI
PROSES
















EVALUASI
NO
EVALUASI AKHIR KEGIATAN